Showing posts with label Research Keyword. Show all posts
Showing posts with label Research Keyword. Show all posts

Friday, December 1, 2017

Riset & Strategi Kata Kunci: Cara mencari dan menentukan keyword yang tepat

Riset & Strategi Kata Kunci: Cara mencari dan menentukan keyword yang tepat - Semua publisher pasti menginginkan konten yang mereka buat berada pada peringkat pertama hasil pencarian google.

Menentukan keyword yang tepat


Karena dengan berada pada posisi pertama maka suatu website atau blog akan lebih mudah untuk mendapatkan banyak pengunjung.

Tapi untuk berada pada peringkat pertama hasil pencarian google dan mendapatkan banyak pengunjung tidak lah mudah.

Butuh perencanaan dalam memilih kata kunci agar konten yang kita buat bisa berada pada peringkat pertama google atau mesin pencari lainnya.

Tentu kata kunci tersebut bukan sembarang kata kunci. Kita harus memilih kata kunci yang memang tepat dengan target audience kita.



Untuk bisa mencari dan menentukan kata kunci yang tepat dengan target audience kita, maka diperlukan strategi yang benar dalam memilih kata kunci tersebut.

Cara mencari dan menentukan kata kunci yang tepat


1. Tentukan ide awal dari keyword utama


Untuk bisa mencari kata kunci yang tepat, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari ide utama awal dari keyword utama tersebut.

Maksudnya begini, jika kalian memiliki website atau blog tentang jual laptop, maka kira-kira kalian pasti akan memikirkan keyword seperti ini "jual laptop murah".

Nah keyword tersebut tentu masih belum cukup. Kalian harus memikirkan keyword-keyword lain berdasarkan keyword utama dari blog kalian. Keyword utama ini adalah jual laptop. Maka pikirkan beberapa keyword lain yang masih berhubungan dengan jual laptop. Selain keyword "jual laptop murah tadi".

Kalian bisa menggunakan teknik search intent untuk menentukan beberapa keyword lainnya berdasarkan intent pencarian pengunjung terhadap keyword utama blog kalian.

Jika kalian belum mengerti tentang search intent silahkan baca panduannya terlebih dahulu

Baca juga :

Memahami search intent untuk riset kata kunci

Untuk lebih memudahkan kalian mendapatkan ide awal dengan menggunakan teknik search intent, silahkan kalian coba jawab pertanyaan berikut ini.

Informational Intent:
  • Masalah apa yang dimiliki oleh target audience kalian ?
  • Hal apa sih yang buat mereka tertarik untuk mendatangi produk atau jasa kalian ?
  • Masalah apa yang bisa diselesaikan oleh webiste atau blog kalian ?
  • Hal lain seperti apa yang mereka ingin tahu dari website atau blog kalian ?

Commercial Investigation Intent:
  • Hal apa yang mempengaruhi mereka sebelum menentukan pilihan ?
  • Informasi seperti apa yang mereka cari sebelum mereka membeli ? (penjualan produk atau jasa)
  • Gimana sih cara mereka melakukan perbandingan produk sejenis ? (review apple to apple)
  • Apakah ada kata sifat yang bisa menggambarkan produk atau jasa yang kalian tawarkan ?

Transactional:
  • Jika kalian ingin membeli produk atau layanan dari google secara online, apa yang akan kalian cari ?
  • Apakah kalian menawarkan diskon, giveaway, gratisa, dan lain sebagainnya ?

Pertanyaan-pertanyaan diatas bisa kalian gunakan untuk menentukan ide awal dari keyword utama yang kalian miliki berdasarkan search intent nya.

2. Mencari keyword tambahan dengan menggunakan KeywordTool.io


Untuk memperkaya keyword yang sudah kalian pikirkan dengan search intent, kalian bisa menggunakan keywordTool.io dengan melihat keyword turunan dari beberapa keyword yang sudah kalian dapatkan.

Fungsi tool keywordtool.io hampir mirip dengan google autocomplete.

Jika kalian belum tau apa itu google autocomplete coba lihat gambar dibawah ini.

Google AutoComplete

Gambar diatas adalah contoh dari google autocomplete, jika kalian mengetikan kata kunci tertentu maka akan keluar beberapa kata kunci turunan yang disarankan oleh google.

Nah cara kerja dari keywordtool.io mirip seperti google autocomplete. Bedanya adalah keywordtool.io menampilkan hasil suggest yang lebih banyak dibandingkan dengan google autocomplete.

Jika kalian sudah mendapatkan keyword turunan dari keywordtool.io silahkan kalian kelompokan keyword tersebut berdasarkan intent nya yang sejenis.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara penggunaan keywordtool.io kalian bisa membaca panduannya di blog ini.

Baca juga :
Cara riset kata kunci dan analisa kompetitor

3. Mendapatkan volume pencarian menggunakan keyword planner


Jika kalian sudah mendapatkan keyword-keyword melalui keywordtool.io, maka untuk lebih mempermudah kalian mengetahui volume pencarian keyword tersebut kalian bisa menggunakan google keyword planner.

Untuk menggunakan google keyword planner kalian bisa melakukannya seperti berikut:

Pertama silahkan kunjungi google keywor planner terlebih dahulu, jika sudah maka akan muncul tampilan seperti berikut.

GKP search volume

Silahkan tulis keyword yang sudah kalian kelompokan tadi berdasarkan intent nya masing-masing.

Get search volume

Jika sudah klik dapatkan volume pencarian.

Silahkan download hasil volume pencarian tersebut dalam bentuk Excel CSV.


Sebenarnya sampai tahap ini kalian sudah bisa menentukan keyword yang tepat untuk konten yang akan kalian buat.

Akan tetapi lebih baik lagi jika kalian menggunakan beberapa tool tambahan seperti dibawah ini agar hasilnya lebih maksimal.


Tool tambahan untuk menentukan keyword yang tepat


Beberapa tool berikut ini biasa saya gunakan untuk lebih memaksimalkan keyword yang sudah saya miliki.

1. Menggunakan keyword everywhere


Saya menggunakan tool yang satu ini untuk melihat hasil volume pencarian dengan lebih cepat, berapa harga dari keyword tersebut, dan lain sebagainya.

Keyword Everywhere

Gambar diatas adalah contoh dari penggunaan tool keyword everywhere. Disana terlihat dari kata kunci "jual laptop" volume pencariannya adalah 3600/bulan Harga keywordnya $0.14 dan tingkat persaingannya adalah 1.

Pada tingkat persaingan skalanya adalah 0-1 semakin mendekati 1 maka akan semakin sulit persaingannya.

Untuk mendapatkan tool ini kalian bisa mendownloadnya langsung dari google chrome webstore.

2. Menggunakan MozBar


Tool yang kedua adalah MozBar, hampir mirip seperti tool yang pertama, tetapi MozBar bisa melihat data-data dari suatu website seperti DA dan PA serta jumlah backlink yang dimiliki. Bahkan MozBar juga bisa melakukan analisis terhadap suatu halaman tertentu.

Saya sangat merekomendasikan tool yang satu ini. Selain gratis tool ini juga memberikan banyak keuntungan dalam melakukan analisis keyword serta kompetitor kalian.

Untuk mendownloadnya kalian bisa langsung mengunjungi google chrome webstore dan mengetikan MozBar.

Itulah beberapa cara menentukan keyword yang tepat agar sesuai dengan target audience kalian.

Wednesday, November 29, 2017

Memahami Search Intent Untuk Riset Kata Kunci

Memahami Search Intent Untuk Riset Kata Kunci - Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan yang namanya riset kata kunci ataupun research keyword. Sudah ada banyak sekali panduan mengenai riset kata kunci yang bertebaran di internet yang bisa kalian baca. Akan tetapi hanya sedikit panduan mengenai riset keyword yang juga membahas search intent khususnya blog atau website indonesia.

Search intent


Mungkin kalian masih bingung apa itu search intent ?

Kenapa kita harus mempelajari search intent ?

Di dalam artikel ini pertanyaan diatas akan terjawab semuanya.

Sebelumnya saya sudah membuat panduan mengenai Teknik SEO yang di dalam nya juga ada artikel yang membahas mengenai riset kata kunci.

Jika kalian belum membaca nya sebaiknya baca terlebih dahulu panduan Teknik SEO yang sudah saya siapkan.

Baca juga :
Panduan Teknik SEO

Memahami Apa Itu Search Intent


Mungkin masih banyak blogger yang berpikir bahwa semua kata kunci atau keyword itu sama saja, tidak ada bedanya, hanya sebuah kata-kata yang akan dituliskan oleh pengunjung untuk mencari informasi yang mereka inginkan.

Tapi kenyataannya tidak seperti itu.

Tidak semua keyword atau kata kunci itu sama, kenapa ? karena mereka memiliki nilai.

Tentu nilai setiap kata kunci itu tidak sama. Ada yang dinamakan intent.

Intent sendiri memiliki arti maksud atau tujuan. Jadi search intent adalah maksud atau tujuan dari pencarian yang dilakukan oleh pengunjung.

Contohnya begini pengunjung melakukan pencarian di google dengan kata kunci seperti berikut:
  1. Baju olahraga nike
  2. Beli baju olahraga merk nike
  3. Baju olahraga merk nike original dan murah

Nah dari ketiga contoh keyword yang dicari oleh pengunjung seperti diatas, setiap keyword memiliki maksud atau tujuan nya masing-masing. Meskipun keyword tersebut sama-sama mencari informasi tentang baju nike tetapi nilai ketiga keyword tersebut berbeda.

Maksud dari ketiga keyword tersebut adalah seperti ini:
  1. User atau pengunjung ingin mengetahui informasi seputar baju olahraga nike dari website resmi nya nike.
  2. Pengunjung ingin membeli baju olahraga merk nike
  3. Pengunjung menginginkan hasil pencarian berupa informasi tentang baju olahraga nike yang original dan murah sebelum akan membeli baju tersebut.

Terlihat sangat jelas bukan ketiga keyword tersebut memiliki nilai pencarian yang berbeda-beda meskipun masih dalam topik yang sama.

Jika kalian bisa mengerti tentang nilai dari keyword maka kalian akan lebih mudah menargetkan siapa yang akan mencari informasi dari keyword yang kalian buat, karena kalian sudah paham apa maksud dari keyword yang dituliskan oleh pengunjung.

Google mengerti apa yang diinginkan oleh seorang pencari dalam melakukan pencarian pada search engine google dari teknik search intent tersebut.



Begitulah cara google merekomendasikan artikel yang relevan terhadap maksud dari seorang pencari tersebut.

Coba kalian bayangkan untuk keyword pertama pada contoh diatas yaitu "baju olahraga nike" pasti google akan merekomendasikan website resmi dari nike pada peringkat teratas pencarian. Karena maksud dari seorang pencari tersebut adalah untuk melihat-lihat produk yang ditawarkan oleh nike, bukan untuk membeli nya.

Tapi pada keyword kedua yaitu "Beli baju olahraga merk nike" sudah pasti si pencari ingin membeli baju olahraga merk nike dan google pun akan merekomendasikan toko online dll yang menjual baju olahraga nike.

Sedangkan pada keyword ketiga yaitu "baju olahraga nike original dan murah" memiliki maksud untuk mencari rekomendasi dari baju olahraga nike yang asli atau original dan juga murah. Maka akan muncul website-website yang membahas tentang artikel rekomendasi dari baju olahraga nike.

Kurang lebih seperti itu arti dan juga cara kerja dari search intent.

4 Kategori Search Intent


Dari penjelasan memahami search intent diatas, jika kalian paham disitu sudah terlihat bahwa search intent memeliki beberapa jenis atau kategori yang berbeda. Ada 4 kategori dalam search intent yang akan saya jelaskan satu per satu.

1. Informational


Kategori search intent yang pertama adalah search intent informational. Kategori ini seperti namanya yaitu keyword yang memiliki nilai informasi cepat kepada si pencari.

Contoh:
  • 4Gb = mb
  • cara instal windows 10
  • siapa penemu web

Jika kalian menargetkan keyword seperti ini maka sudah pasti kalian harus punya konten yang berisi informasi lengkap yang akan dibaca oleh pengunjung.

Jenis keyword dengan informational intent seperti diatas, memiliki volume pencarian yang sangat banyak. Tapi kalian jangan terlalu berharap untuk mendapatkan pengunjung yang banyak dari keyword dengan kategori intent informational.

Alasannya adalah google sekarang sudah memiliki algoritma baru yang menampilkan hasil informasi yang cepat seperti pada gambar dibawah ini. Saya mencari informasi 4gb sama dengan berapa mb dengan keyword "4gb = mb", dan hasilnya ditampilkan langsung tanpa harus membuka website terlebih dahulu.

Jawaban cepat 1

Jawban cepat 2
Jawaban cepat 2

Ketiga contoh gambar diatas adalah hasil pencarian jawaban cepat yang ditampilkan oleh google.

Memang masih belum banyak blog atau website dengan bahasa indonesia bisa mendapatkan hasil cepat seperti ini tapi kedepannya pasti penggunaan keyword seperti itu akan lebih sering kita jumpai hasil pencarian jawaban cepat yang bisa kalian temui.

Jika sudah seperti itu maka pengunjung pasti akan malas untuk membuka website karena jawaban yang mereka cari sudah terjawab dengan cepat. Kecuali memang informasi tersebut masih belum cukup menjawab pertanyaan mereka.

2. Navigational


Kategori yang selanjutnya adalah navigational. Kata kunci seperti ini juga memiliki volume pencarian yang tak kalah besar dari informational.

Tapi perlu kalian ketahui orang-orang yang menggunakan keyword dengan kategori intent seperti ini, bisa dikatakan hanya numpang lewat saja di mesin pencari. Karena mereka hanya ingin mengunjungi website resmi dari keyword tersebut.

Contohnya seperti ini:
  1. Asus
  2. login gmail
  3. daftar gmail
  4. daftar adsense
  5. google adsense

Nah keyword-keyword seperti itu sudah pasti volume pencarian nya besar tapi tidak memiliki nilai yang baik untuk blog atau website yang kalian miliki. Karena sifatnya hanya navigasi saja ke website resmi.


3. Commercial Investigation


Jenis atau kategori intent selanjutnya adalah keyword commercial investigation. Orang-orang yang menggunakan keyword ini biasanya ingin mempelajari produk atau jasa yang akan mereka beli.
Mereka tidak ingin salah dalam membeli suatu produk atau jasa dan menyesal di kemudian hari maka dari itu mereka pasti akan membaca artikel yang membahas tentang produk atau jasa yang akan mereka beli.

Contoh keyword dengan kategori intent commercial investigation:
  1. Harga hp xiaomi ram 3gb tahun 2017
  2. Penyedia web hosting terbaik dan murah
  3. Harga baju nike original

Keyword dengan jenis commercial investigation sangat cocok untuk blog atau website yang ingin menghasilkan pembeli.
Jika blog atau website yang kalian buat berfokus pada niche seperti ini maka kategori intent seperti ini sangat cocok untuk kalian terapkan pada keyword artikel kalian.

4. Transactional


Kategori terakhir dari search intent adalah transactional. Orang-orang yang melakukan pencarian dengan keyword jenis transactional sudah pasti mereka siap untuk melakukan transaksi. Keyword jenis ini memiliki nilai yang cukup besar.

Contoh keyword transactional:
  1. Beli hp xiaomi ram 3gb
  2. jual baju nike original
  3. beli domain murah

Keyword diatas adalah contoh dari keyword transactional. Jika kalian memang memiliki website yang menjual produk ataupun jasa maka saya sarnkan kalian memiliki konten dengan keyword transactional seperti ini.

Tapi perlu kalian ingat persaingan dari keyword transactional sangat sulit. Kenapa ? karena kalian harus bersaing dengan beberapa website retail raksasa seperti tokopedia, lazada, dan lain sebagainya.

Jika website kalian masih baru maka bisa dipastikan sangat sulit untuk bersaing pada kata kunci seperti ini.

Setelah memahami apa itu search intent dan juga kategori dari search intent sekarang kalian bisa lebih mudah untuk menggunakan kata kunci yang lebih tepat dalam pembuatan konten blog atau website kalian.